Menumbuhkan Semangat Technopeneur Mahasiswa Indonesia
Jaman globalisasi saat ini, perkembangan teknologi semakin pesat, tidak hanya
teknologi internet maupun informasinya saja tetapi era globalisasi ini sudah
berkembang dengan pesat dalam bidang ekonominya. Maka dari itu mulai muncul
istilah yang digabungkan antara Technology dan Entrepreneur, yang biasa disebut
sebagai Technopreneur. Pengusaha harus selalu mengupgrade skillnya dan usaha
nya untuk dapat bersaing dengan competitor baik dalam negeri (nasional) maupun
internasional. parfum kualitas internasional
Kondisi tersebut mengharusnya lulusan perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki jiwa usaha sehingga dapat mendorong industry dan perekonomian. Indonesia butuh banyak technopreneur baru dan berjiwa muda untuk bisa bersaing dengan negara yang lainnya. Namun pada kenyataanya, menurutd presiden Indonesia Jokowi Dodo saat berbincang dengan anggota HIPMI di Istana Merdeka pada tahun 2018, setiap negara maju standard nya memiliki entrepreneur diatas 14 persen, sementara Indonesia masih diangka 3,1 persen. Hal tersebut menjadi tantangan utama bagi negara Indonesia untuk menjadi negara maju untuk terus menumbuhkan jumlah entrepreneur terutama yang berbasis teknologi (technopreneur).
Langkah awal seorang
mahasiswa yang mencintai tanah airnya dapat dimulai dengan berani bermimpi. Apabila
sudah sudah bermimpi, lalu tulis mimpi tersebut, berkeja dan jangan lupa untuk
berdoa agar mimpi tersebut dapat terwujud dan jangan takut akan kegagalan yang
menimpa. Lalu apa sebenarnya kunci suskesnya? Rencanakan terlebih dahulu,
action, dan jangan lupa lakukan evaluasi. Technopreneur yang berhasil juga
harus memiliki skill yang harus selalu di asah dan dipertahankan seperti memiliki
pengetahuan khusus, percaya diri, memiliki keuletan, motivasi, kreatifitas,
inovasi, pandangan strategik, kepemimpinan, fleksibilitas dalam berpikir, dan
yang terakhir adalah etika. Hal tersebut dapat dibiasakan sejak dalam masa
perkuliahan.
