Parfum yang Disukai oleh Gen Z: Tren dan Rekomendasi Produk

Halo, Amuliers! Tahukah kamu, kalau Gen Z sekarang bukan cuma jadi trendsetter di media sosial, tapi juga jadi top buyer untuk industri kosmetik dan parfumYup! Karena itu mengetahui parfum yang disukai oleh Gen Z sangatlah penting untuk kelangsungan brand wewangianmu.

Berdasarkan laporan Business of Fashion (2024), Gen Z berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pasar parfum global, bahkan mendekati 25% dari total pembeli di kategori ini. Dan menariknya, mereka bukan hanya beli karena kemasannya lucu, tapi juga karena karakter aromanya relate banget sama kepribadian dan gaya hidup mereka yang dinamis dan ekspresif.

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang cenderung loyal pada satu signature scent, Gen Z justru suka bereksperimen dengan banyak aroma. Mereka punya “scent wardrobe” alias koleksi parfum yang bisa disesuaikan dengan mood, acara, bahkan outfit hari itu. Nah, dari sinilah muncul banyak tren baru yang viral di TikTok. Mulai dari parfum yang kesannya clean & subtle, sampai aroma gourmand yang manisnya menggoda.

Lewat artikel ini, AXL Parfum bakal membahas tren aroma parfum yang lagi hype banget di kalangan Gen Z berdasarkan eksplorasi tagar di TikTok, plus produk wewangian yang sesai dengan karakter Gen Z. Ulasan ini juga bisa jadi sumber ide aroma yang bisa kamu adopsi kalau kamu mau bikin brand parfum sendiri. Yuk, kita mulai!

Tren Aroma parfum yang Disukai Gen Z

TikTok jadi tempat paling hits buat nyari referensi parfum, dan Gen Z tahu banget mana aroma yang cocok buat mereka. Berikut adalah tren aroma parfum yang sedang naik daun, berdasarkan popularitas tagar di TikTok:

1. Mewah & Elegan 

Aroma parfum yang mewah dan elegan jadi salah satu incaran utama Gen Z, apalagi buat dipakai saat acara spesial atau tampil maksimal di depan publik. Gaya ini biasanya memadukan notes seperti oud, amber, rose, leather, atau white floral yang intens namun sophisticated.

Popularitas tagar #parfummewah (62,7 ribu) dan #luxuryperfume (116 ribu) menunjukkan bahwa banyak Gen Z yang mencari aroma berkelas yang bisa bikin mereka tampil percaya diri dan stand out. Kemasannya pun biasanya tampil premium, dengan menghadirkan botol kaca tebal, warna-warna emas atau gelap, dan desain yang estetis banget buat dipajang di meja rias.

2. Fresh & Clean 

Gen Z juga dikenal sebagai generasi yang peduli sama kebersihan dan kesan rapi. No wonder, parfum beraroma fresh dan clean jadi favorit mereka! parfum dalam kategori ini biasanya mengusung notes seperti citrus, aquatic, green tea, atau white musk yang ringan dan segar.

Di TikTok, tagar #parfumfresh sudah mencapai 27,5 ribu postingan, dan rata-rata review-nya datang dari anak kuliahan atau pekerja muda yang pengen tampil clean, segar, dan approachable setiap hari. Cocok banget buat daily wear atau first date.

3. Profesional & Unisex 

parfum unisex dengan kesan profesional juga naik daun! Nggak heran sih, Gen Z punya pandangan gender yang lebih cair dan terbuka, jadi aroma unisex terasa lebih relevan dan fleksibel. Parfum wangi tahan lama terbaik ini biasanya punya notes seperti vetiver, bergamot, cedarwood, lavender, dan amber yang netral dan dewasa.

Tagar #parfumunisex sudah dipakai lebih dari 76,7 ribu kali di TikTok, dan sering dikaitkan dengan review parfum dari merek niche dan indie. Ini jadi sinyal kuat kalau Gen Z suka parfum yang terasa premium, dewasa, dan bisa dipakai siapa saja, tanpa batas gender.

4. Sweet Floral & Gourmand 

Meski cenderung lebih kecil dari sisi statistik, parfum dengan aroma manis yang floral atau gourmand tetap punya tempat spesial di hati Gen Z. Wewangian ini biasa memadukan vanilla, caramel, coconut, peony, atau marshmallow. Aroma parfum ini cocok banget buat yang pengen tampil manis dan charming.

Di TikTok, tagar #parfummanis dan sejenisnya memang belum sebanyak yang lain, tapi review-nya selalu tinggi secara engagement. parfum seperti ini sering digunakan buat acara santai, nge-date, atau hangout bareng teman, karena kesannya ringan, fun, dan romantis.

Bagaimana Gen Z Menilai dan Memilih parfum yang Disukai?

Melihat dari tren yang berkembang di TikTok, kamu pasti setuju bahwa Gen Z memiliki preferensi parfum yang sangat luas. Sehingga kesukaan mereka terhadap wewangian ini nggak bisa digolongkan secara sederhana.
Pertanyaannya, bagaimana Gen Z menilai dan memilih parfum yang mereka sukai? Mari kita bahas dalam ulasan berikut:

1. Kesesuaian dengan Nilai dan Etika Mereka

Buat Gen Z, memilih parfum bukan cuma soal “enak atau nggaknya aroma”, tapi juga apakah brand-nya sesuai dengan nilai hidup yang mereka pegang. Mereka cenderung menyukai brand yang transparan, etis, dan berkomitmen terhadap isu lingkungan dan kemanusiaan. Misalnya, Gen Z lebih condong memilih parfum yang berlabel cruelty-free, vegan, dan dikemas secara berkelanjutan.

Menurut laporan Daily Vanity, Gen Z adalah konsumen paling sadar etika dalam industri kecantikan. Mereka secara aktif menghindari brand yang terlibat dalam animal testing, dan lebih menyukai parfum dengan bahan alami atau sintetik yang aman dan eco-friendly. Jadi, kalau kamu ingin membangun brand parfum untuk pasar Gen Z, go green and go ethical adalah kuncinya.

2. Mood dan Gaya Hidup

parfum juga jadi bagian dari cara Gen Z mengekspresikan diri. Mereka sering memilih aroma berdasarkan mood, aktivitas, atau even vibes outfit hari itu. Misalnya, saat ingin tampil bold dan percaya diri, mereka bisa memilih parfum beraroma woody-amber. Sementara untuk suasana santai, biasanya mereka pakai parfum yang fresh dan clean.

Gaya hidup Gen Z yang multitasking, mobile, dan kreatif juga bikin mereka butuh parfum yang fleksibel dan bisa “ngikutin irama” hari-hari mereka. parfum jadi semacam pelengkap kepribadian, bukan sekadar pewangi tubuh.

Nah, itulah kenapa banyak Gen Z punya lebih dari satu jenis parfum untuk kebutuhan yang berbeda. Di sinilah pentingnya memahami emotional connection antara aroma dan suasana hati mereka.

Contoh parfum yang Cocok dengan Karakter Gen Z

Berikut ini daftar parfum viral yang digemari Gen Z berdasarkan popularitasnya di TikTok dan karakter aroma yang mewakili gaya mereka:

1. Floral Eau De parfum, Coach New York

Coach Floral menawarkan aroma yang feminin, hangat, dan sophisticated. Kombinasi top notes seperti nanas, pink pepper, dan citrus, berpadu dengan middle notes gardenia, rose tea, dan jasmine sambac, serta base notes patchouli, musk, dan sandalwood, menciptakan aroma floral yang elegan tapi tetap segar.

parfum ini banyak disukai Gen Z karena kemasannya yang chic dan aromanya yang versatile. parfum ini ideal buat acara santai maupun formal. Coach Floral juga punya nuansa yang dewasa tapi tetap playful, sehingga cocok buat Gen Z yang ingin tampil anggun tanpa kesan terlalu “dewasa”.

2. Coco, Saff & Co.

parfum lokal ini mencuri perhatian Gen Z karena affordable tapi kualitas aromanya tidak kalah dari brand internasional. Saff & Co. Coco menghadirkan aroma yang sweet, creamy, dan gourmand, dengan perpaduan vanilla, coconut, dan white musk yang dominan.

Karakter parfum ini cocok buat Gen Z yang suka tampil manis, hangat, dan approachable. Selain itu, kemasannya yang minimalis dan clean juga sesuai dengan selera Gen Z yang menyukai estetik simple namun fungsional.

3. CK One, Calvin Klein

CK One adalah pionir parfum unisex yang masih sangat relevan hingga sekarang. Kombinasi top notes citrus dan green, middle notes floral seperti violet dan rose, serta base notes musk dan amber, memberikan kesan bersih, segar, dan netral gender.

parfum ini cocok untuk Gen Z yang tidak ingin dikotakkan oleh label aroma “khusus pria atau wanita.” Aromanya juga cukup ringan dan clean, pas untuk daily use, kuliah, atau kerja. Ini alasan kenapa CK One masih bertahan jadi favorit lintas generasi.

4. Eilish No. 2 Eau de parfum, Billie Eilish

parfum ini merepresentasikan sisi edgy dan dark dari Gen Z. Dibuat oleh musisi Gen Z sendiri, Billie Eilish, Eilish No. 2 membawa aroma bergamot, papyrus, ebony wood, dan tonka bean yang unik dan intens.

parfum ini cocok buat Gen Z yang suka tampil beda, misterius, dan confident. Aromanya cenderung smoky dan sensual, menjadikannya pilihan yang pas untuk malam hari atau momen spesial. Tak heran parfum ini viral di TikTok sebagai “parfum untuk tampil bold”.

5. Victoria’s Secret Bare Eau de parfum

Victoria’s Secret Bare punya konsep aroma yang “menyatu dengan kulit”. parfum ini punya formula musk, mandarin, dan Australian sandalwood yang ringan namun meninggalkan kesan lembut dan intimate.

Gen Z menyukai Bare karena vibes-nya yang effortless dan authentic. Ini parfum yang cocok buat mereka yang ingin tampil alami, tapi tetap wangi dan menawan. Nggak heran kalau #bareperfume sempat jadi trending di TikTok beberapa waktu lalu.

6. Chanel Coco Mademoiselle Eau de parfum

Ikonik dan tak lekang oleh waktu, Coco Mademoiselle punya aroma orange, patchouli, Turkish rose, dan vanilla yang kaya dan kompleks. Walaupun terkesan klasik, parfum ini tetap jadi favorit Gen Z karena kesan mewah dan sophisticated-nya.

Coco Mademoiselle cocok untuk Gen Z yang ingin tampil elegan dan powerful, baik di acara penting maupun saat ingin tampil prima di kampus atau tempat kerja. Aura femininnya kuat tapi tetap modern dan youthful.

7. Marc Jacobs Fragrance Perfect Eau de parfum

parfum ini menggambarkan semangat self-love dan acceptance, nilai yang sangat resonate dengan Gen Z. Aroma narcissus, almond milk, dan cashmeran menciptakan kesan manis, lembut, dan comforting.

Gen Z menyukai Perfect karena aromanya yang ringan dan positif, cocok untuk aktivitas sehari-hari. Selain itu, desain botolnya yang playful dan colorful juga menambah daya tarik bagi mereka yang suka parfum dengan statement visual.

Membuat parfum dengan Aroma yang Disukai Gen Z, Memang Bisa?

Setelah menyimak bagaimana selera Gen Z terhadap wewangian di atas, sudahkah kamu mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan produk wewangianmu sendiri?

Lebih dari aroma, Gen Z memilih parfum favorit mereka dengan mempertimbangkan banyak hal. Termasuk bagaimana nilai dan karakteristik brand, kesesuaiannya dengan suasana dan kebutuhan, hingga mempertimbangkan harga.

Kamu bisa menghadirkan parfum dengan aroma yang disukai Gen Z dan sesuai dengan preferensi mereka, lewat brand wewangianmu sendiri loh. Apalagi bersama AXL Parfum kamu bisa memproduksi parfum dengan brand sendiri secara lebih mudah.

Selain itu, AXL Parfum juga menawarkan jasa maklon parfum dengan biaya hemat dan minimun order quantity (MOQ) rendah, yakni mulai 10 hingga 20 pcs per aroma serta budget mulai Rp 1 jutaan saja.

Nggak percaya? Kamu bisa langsung hubungi tim pemasaran AXL Parfum dan diskusikan konsep parfum dengan aroma yang disukai Gen Z bersama tim kami.

Dijamin deh, nggak perlu waktu lama dan ribet urus administrasi, parfum brand-mu sendiri akan jadi dengan cepat. Yuk hubungi sekarang juga!

parfum lokal indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *